Car Free Night Sudirman Palembang

Waah.. gw membiarkan laman ini kosong dengan judul yang udah gw pasang ya.. rasanya sayang kalau ga berbagi dengan kalian fellas. Gw harap treat gw kali ini banyak viewer ya..

Pernah ga ke Palembang?
Pasti diantara kalian ada yang udah pernah yaa..
Pada kemana aja?
Makan malam di dengan view jembatan ampera?
Kepasar basah untuk kulineran?
Atau udah pernah nyobain makan nasi goreng merah?
Atau hanya sekedar makan mpek mpek favorit semua umat atau makan martabak Har yang paling terkenal di palembang?

Hahaha.. tapi sorry cerita gw kali ini bukan ngangkat semua yang gw tulis disana semua. Kali ini cerita gw tentang kehidupan malam di Kota Mpek Mpek ini. Ups, ceritanya bukan sekitaran clubbing yaa.. hahaha

Jadi cerita kali ini tentang jalan Sudirman di Palembang. Jalan ini memang termasuk jalann besar di kota Palembang. Kenapa gw bilang gitu karena memang posisinya dekat dengan pusat pemerintahan, dekat dengan pusat pusat komersial dan jalannya memang cukup besar dua jalur dengan median yang cukup luas ditambah dilalui LRT yang artinya termasuk salah satu pusat kegiatan utama di Kota Palembang. Malam semakin panjang di hari libur kan? Begitu pun di jalan ini.

Aktivitas malam sebagai alternatif
Oke malam malam di kota besar akan terasa sama aja karena aktivitas banyak dilakukan pada siang hari dan malam hari sebagian besar waktu dihabiskan bersama keluarga. Bedanya dengan kota besar seperti Jakarta, Palembang tidak terkendala kemacetan jadi para pekerja setiap malam bisa menghabiskan waktu dengan keluarga mereka. Jadi aktivitas malam memang jadi salah satu waktu favorit untuk berjalan jalan karena memang cuaca siang di palembang relatif panas ( atau bahkan panas bangeett!! )
Jadi aktivitas jalan sudirman ini jadi alternatif liburan untuk masyarakat palembang mengisi waktu jalan jalan murah dan meriah.
Ya jadi apa aja dijual disana, dari kopi lokal, jajanan khas palembang hingga aktivitas lainnya seperti costplay or even promosi sekolah dan universitas dilakukan di jalan tersebut pada malam minggu. Hahaha.. memang disitu jadi kebayang kan betapa penuhnya jalanan itu malam hari.
Wahh kalau dibilang kehidupan di Palembang emang hampir sama di dengan di Jakarta pusat rekreasi ya di Mall dan aktivitas banyak dilakukan rumah karena ga ada tempat wisata yang attractive di Palembang.

Attractive place
Kenapa gw bilang attractive place? Karena disekitar jalan sudirman ini banyak sekali bangunan bersejarah yang masih dimanfaatkan sebagai kegiatan komersial. Kalau dilihat dari sejarahnya memang jalan Sudirman memang salah satu wilayah kota tua di Palembang. Dari bangunan disana juga dapat dilihat bentuk bangunan yang cenderung megah dan banyak menggunakan konsep arsitektur jaman belanda. Kalau dirunut lagi, jalan sudirman termasuk dalam pusat perdagangan pada masa kerajaan dan kolonial, lokasinya yang dekat dengan sungai musi dan jembatan ampera menjadikan lokasi tersebut salah satu pusat perkembangan strategis dan pusat perdagangan. Jalan tersebut menghubungkan langsung dengan jembatan ampera dan ditengahnya terdapat mesjid raya. Dari hal tersebut dapat dilihat bahwa perkembangan ekonomi dan kebudayaan memang berangkat dari sungai musi dan jalan sudirman tersebut.

Diujung foto ini terlihat jembatan Ampera
yang menjadi simbol kota Palembang

Strategic Location for Traveller
Lokasi ini jadi strategic location untuk traveller karena travelling bisa dimulai dari siang hari dengan mengunjungi pusat aktivitas belanja kain songket disekitar situ, kemudian pusat kerajinan dan pasar tradisional ilir 26. Traveller juga bisa ke stasiun kereta untuk sekedar berfoto dan mengunjungi mesjid raya untuk berfoto. Untuk menunggu malam bisa makan di kafe yang tersedia di jalan sudirman atau di sekitar ampera. Karena kalau sudah malam apalagi dimalam minggu kedua tempat tersebut dipenuhi orang orang dan sebagai alternative pleasant area. Di jembatan ampera bisa langsung menikmati view jembatan dan berfoto disana. Untuk makanan yang tidak terlalu mendukung banyak makanan fast food yang mungkin banyak jadi sasaran untuk traveller. Setelah itu keluar dari sana sebenarnya ada musium kereta api yang mungkin bisa dikunjungi di siang atau sore hari. Dilanjutkan menuju mesjid raya yang selalu ada kegiatan hafalan yang dibacakan berurutan dan memberikan kenyaman spiritual untuk umat muslim. Disamping itu, pada malam hari bisa langsung menikmati jajanan di jalan sudirman dan menikmati view bangunan tua yang tersebar disana. Memang pengelolaannya belum serapih dan sebersih kota kota lain seperti semarang atau jakarta namun beberapa aksesoris/ ornamen jalan membuat lokasi ini lebih menarik. Seperti tadi sudah saya sampaikan kalan disini juga dijual jajanan khas dan kopi lokal. Untuk penikmat kuliner bisa mencoba beberapa kopi lokal seperti kopi tanjung enim atau kopi pagar alam. Lokasinya dijamin akan meninggalkan kesan mendalam tentang kota Palembang





Share:

No comments:

Post a Comment