Kenapa harus peduli terhadap lingkungan

Ketika perjalanan menuju bandara sabtu lalu, saya memperhatikan gedung yang ada di Jakarta. Kemudian saya melihat satu gedung dimana terdaoat bagian gedung yang menjiring keluar dan disana ada beberapa pohon besar yang dapat diperkirakan sebagai sebidang taman. Kemudian saya berpikir tentang semua hal tentang lingkungan. Memang pembahasan ini sudah lampau tapi hanya mengingatkan kembali akan pentingnya menjaga lingkungan. 


So We Should Care about Environment?

Dari sebuah website yang saya baca, eco friendly harusnya dimulai dari bagian terkecil dari dunia. Kalau kita tarik lagi apa bagian terkecil dari dunia? Yap, individu. Artikel yang berjudul “10 Reasons To Go Green Starting Now” tersebut menegaskan daur ulang alami dapat dimulai dari individu. Kemudian ditegaskan bahwa kembali pada issu global warming and climate change merupakan isu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, kebiasaan manusia, etnik dan perdamaian. Oleh karena itu, tindakan dari satu orang akan sangat memberikan perbedaan terhadap dunia. Karena berbicara soal lingkungan mengarahkan kita untuk mengerti tentang gambaran besar sikap dimana seluruhnya dunia akan terkait.

And What We Can Do?

Lalu hal kecil apa saja yang dapat kita lakukan?
  1. Daur ulang sampah, fenomena ini saat ini mulai menjadi tren dimana tempat sampah mulai dipisahkan antara sampah yang dapat didaur ulang dan tidak. Di Indonesia sendiri sudah berusaha menerapkan hal tersebut, mungkin untuk menjaga keberlanjutannya masih agak sulit. Pengetahuan terhadap sampah seharusnya juga dapat dijadikan iklan layanan masyarakat sehingga dapat membedakan tempat sampah sendiri apabila bertemu tempat sampah yang banyak di jalan jalan utama perkotaan. Disamping itu selain bisa memilah sampah tersebut, sebaiknya tiap individu dapat mengontrol penggunaan barang barang yang sulit didaur ulang, seperti plastik dan kaca, atau mungkin dapat mengolah barang tersebut menjadi barang yang lebih bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.
  2. Menggunakan transportasi umum dan bersepeda lebih menyenangkan, beberapa permasalahan dunia terkait dengan lingkungan adalah meningkatnya polusi udara tertutama didaerah perkotaan. Permasalahan lainnya adalah semakin berkurangnya bahan bakar fosil yang ada didunia. Mungkin cara yang paling tepat adalah bersama sama menggunakan transportasi massal atau bersepeda untuk mengurangi tingkat kemacetan atau bahkan mengurangi polusi yang ada. Melihat tren perkembangan kota di Indonesia, sprawl menuju kawasan pinggiran kota sudah menjadi pilihan dari masyarakat. Oleh karena itu, kemacetan tidak dapat dihindarkan. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menyebutkan bahwa dampak dari kemacetan menimbulkan terhadap polusi udara mencapai 3 triliyun dan terhadap waktu sebesar 2,5 triliyun. Untuk itu, seluruh pemerintah kota sudah gencar untuk menyediakan BRT disetiap kota, tinggal pilihan kita sebagai masyarakat untuk memanfaatkannya. 
  3. Yang paling penting berikutnya adalah air merupakan sumber daya yang paling utama di dunia. Tanpa air makhluk hidup tidak dapat melanjutkan hidupnya dengan baik. Air menjadi penting apabila air tercemar kita akan kehilangan air baku yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk itu, jangan biasakan membuang sampah di sungai ataupun kali karena hal tersebut dapat mencemari air. Disamping itu, untuk menjaga sumber daya air sebaiknya dilakukan reboisasi atau penjagaan yang ketat pada sumber air di bagian hulu sehingga air yang dimanfaatkan di hilir dapat bersih karena lingkungan yang terjaga. Lalu apa yang bisa dilakukan individu? Mulailah membawa tumbler sendiri selama beraktivitas, karena botol plastik tempat minuman merupakan salah satu jenis sampah yang sulit dihancurkan. Dengan membawa tumbler kita akan mengurangi jumlah sampah plastik yang harus dihancurkan.
Share: